Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik Kelas VIII MTs Ditinjau Dari Gaya Belajar

Nilawati, Nilawati (2023) Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik Kelas VIII MTs Ditinjau Dari Gaya Belajar. Diploma thesis, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu.

[thumbnail of SKRIPSI NILAWATI 191220020 TMAT 1.pdf] Text
SKRIPSI NILAWATI 191220020 TMAT 1.pdf

Download (4MB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas VIII SMP berdasarkan gaya belajar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini peserta didik MTs kelas VIII MTs Negeri 2 Kota Palu. Subjek penelitian sebanyak 3 orang terdiri dari 1 orang setiap kategori gaya belajar untuk dianalisis kemampuan penalaran matematikanya. Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket gaya belajar, tes kemampuan penalaran matematis, dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan adalah penyajian data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan tipe gaya belajar visual lebih baik dibandingkan siswa dengan tipe gaya belajar auditorial dan kinestetik. Peserta didik dengan tipe gaya belajar visual memenuhi semua indikator penalaran matematis. Peserta didik dengan tipe gaya belajar auditorial memenuhi lima indikator yaitu mampu menyajikan pernyataan secara lisan dan tulisan, mampu melakukan manipulasi matematika, mampu menentukan pola atau sifat dari gejala matematis, mampu mengajukan dugaan, dan mampu menarik kesimpulan. Peserta didik dengan tipe gaya belajar kinestetik hanya memenuhi enam indikator yaitu menayjikan pernyataan secara lisan dan tulisan, mampu melakukan manipulasi matematika, mampu menentukan pola atau sifat dari gejala matematis, mampu mengajukan dugaan, mampu menyususn bukti dan memberikan alasan terhadap kebenaran solusi, dan mampu menarik kesimpulan.
Implikasi penelitian Sebagai tenaga pendidik guru harus memperhatikan gaya belajar peserta didik karena setiap gaya belajar peserta didik memiliki kemampuan penalaran yang berbeda-beda. Guru dapat mengajak pserta didik mengenali dan memahami gaya belajarnya dan mengoptimalkan gaya belajar tersebut secara maksimal. Selain itu untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, guru juga dapat mengupayakan penggunaan media pembelajaran dan metode mengajar yang mampu mengkomodir setiap gaya belajar peserta didik.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa gaya belajar visual mampu memenuhi semua indikator penalaran dibandingkan dengan gaya belajar lainnya. Oleh karena itu guru harus mengajar menggunakan metode pembelajaran yang bisa dengan mudah dipahami oleh peserta didik yang memiliki gaya belajar visual yaitu dengan menggunakan tampilan-tampilan visual, seperti diagram, tulisan-tulisan, buku pelajaran, slide, dan video. Tetapi ada kalanya guru juga menerangkan metode pembelajaran yang mudah dipahami oleh peserta didik yang memiliki gaya belajar auditorial maupun kinestetik seperti ceramah, metode, dan praktik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: kemampuan penalaran matematis;gaya belajar
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah & Ilmu Keguruan
Depositing User: Akun Publik Repository
Date Deposited: 25 Sep 2023 06:36
Last Modified: 25 Sep 2023 06:36
URI: http://repository.uindatokarama.ac.id/id/eprint/2624

Actions (login required)

View Item
View Item